Tips Supaya Koper tetap aman

posted on 03 Feb 2016 12:47 by kaffahmedia

 Berita belakangan ini mengenai petugas porter bandara yang memiliki pekerjaan sambilan sebagai maling bikin kita yang kerap melancong dengan pesawat jadi cemas.

Karenanya kita butuh mengerti apa yang ada di fikiran si 'maling' serta jalan fikirannya. Dari situ baru kita dapat memikirkan bagaimanakah mengamankan barang didalam koper kita.

Baca juga: Paket Tour Luar Negeri

Point paling utama mengamankan koper kita yaitu gunakan common sense saja, bila barang Anda anggap bernilai yah pakai semua langkah utk melindunginya. Kurir narkoba saja menelan serta membawa bungkus obat terlarang di perut, masak kita masukin handphone kedalam bagasi.

Point setelah itu yaitu bagaimanakah bikin koper kita 'bukan tujuan utama'. Ini serupa seperti hindari pencurian mobil : yang dipasang kunci stir sekurang-kurangnya resikonya tak sebesar mobil yg tidak dipasang kunci stir, lantaran si 'maling' ingin yang dapat cepat aksinya.

Tersebut Javamilk rangkum 5 panduan untuk mengamankan barang bawaan kita di pesawat.

Bila barang sedikit, yah gunakan koper kecil saja hingga dapat masuk kabin dengan kata lain hand-carry. Terkecuali aman, dapat juga menghemat saat waktu checkin serta waktu tiba di bandara maksud.
Janganlah menaruh barang bernilai di koper. Meskipun terlihat sepele, nyatanya masihlah ada yang menaruh arloji Rolex didalam koper bagasinya.

Barang seperti jam serta handphone baiknya Anda gunakan atau minimum ada di bagasi handcarry hingga dapat senantiasa didalam pengawasan kita serta dapat masuk kedalam kabin.


Untuk koper bagasi yang memiliki resleting, pasangkan handle resleting itu ke kunci nomer gabungan. Hal semacam ini dapat menghindar oknum utk memakai trick gunakan bolpen, lantaran demikian resleting terbuka jadi tak dapat tutup lagi tanpa ada pertolongan handle resleting. Pasti si oknum mau kembalikan koper ke keadaan 'asal', jadi koper dgn kunci seperti ini bukanlah jadi pilihan paling utama.

Trick Bolpen


Bila ada barang yang kita rasa begitu bernilai namun tak dapat dibawa hand carry, pakai sarana wrapping yang ada di bandara-bandara besar. Wrapping bukan hanya dengan tali, namun dibungkus plastik full seperti mummy. Meskipun tak menanggung, minimum tas kita bukanlah tujuan paling utama lantaran untuk membongkar wrapping ini butuh cutter serta saat yg tidak singkat.


Konyolnya yaitu barang yg tidak kita anggap bernilai seperti powerbank dilaporkan jadi tujuan pencurian juga. Nah beberapa barang seperti ini baiknya taruh saja di berencana, dihimpit oleh baju. Hingga tangan yang 'merogoh' hanya merasakan baju.

Sumber: Kaffah Media